Tanggal Publikasi :

Mei 17, 2023

Terakhir Diupdate :

Februari 19, 2025

Penulis :

Adnan Syafii

Penulis :

Tim Klinik Patella

Dapatkan diagnosis akurat dan solusi terbaik untuk nyeri lutut Anda!

Artikel Terkait

senam lansia untuk nyeri lutut
senam lansia untuk nyeri lutut

Senam Lansia untuk Nyeri Lutut: Solusi untuk Mengurangi Rasa Sakit dan Meningkatkan Mobilitas

prognosis osteoarthritis
prognosis osteoarthritis

Prognosis Osteoarthritis: Apa yang Harus Anda Ketahui?

rontgen osteoarthritis
rontgen osteoarthritis

Rontgen untuk Mendiagnosis Osteoarthritis

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut
Susu untuk Nyeri Sendi Lutut

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut: Solusi Alami untuk Kesehatan Sendi

makanan penyebab nyeri sendi lutut
makanan penyebab nyeri sendi lutut

6 Makanan Penyebab Nyeri Sendi Lutut yang Harus Dihindari

Nyeri Lutut Saat Jongkok
Nyeri Lutut Saat Jongkok

Nyeri Lutut Saat Jongkok: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Lachman Test
Lachman Test

Lachman Test: Tes Fisik Utama untuk Mendiagnosis Cedera ACL

salep nyeri sendi lutut di apotik
salep nyeri sendi lutut di apotik

Rekomendasi Salep Nyeri Sendi Lutut di Apotik

prepatellar bursitis
prepatellar bursitis

Mengenal Prepatellar Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

pes anserine bursitis
pes anserine bursitis

Pes Anserine Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

valgus stress test
valgus stress test

Valgus Stress Test dalam Diagnosis Cedera MCL

hematoma subkutan
hematoma subkutan

Hematoma Subkutan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Cari Artikel Lainnya

Perbedaan Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis

17 Mei 2023

osteoarthritis dan rheumatois arthritis

Ada beberapa penyakit radang sendi yang sebaiknya Anda waspadai, yaitu osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Kedua jenis radang sendi tersebut sangat umum terjadi pada orang tua atau lansia. Meskipun juga sering menyerang orang-orang yang berusia lebih muda. Kondisi peradangan sendi ini dapat membatasi aktivitas harian Anda, sehingga tentu dapat menurunkan kualitas hidup. Lantas, apa sih bedanya osteoarthritis dan rheumatoid arthritis? Simak yuk penjelasan berikut. 

Osteoarthritis

Osteoarthritis (OA) adalah nyeri kronis yang terjadi akibat penipisan atau pengikisan pada tulang rawan yang melapisi ujung tulang di persendian. Tulang rawan adalah jaringan yang keras dan licin sehingga dapat memudahkan gerakan sendi dan melindunginya dari gesekan. Ketika pengikisan terjadi, maka yang tertinggal hanyalah tulang yang bergesekan dengan tulang. OA bisa menyerang bagian sendi manapun di tubuh manusia, namun paling sering menyerang sendi bahu, lutut dan siku. 

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena OA, antara lain usia tua, berjenis kelamin perempuan, obesitas, cedera/ trauma pada sendi, faktor genetik, sering beraktivitas berat dan gaya hidup tidak sehat. 

Gejala OA yang sering timbul yaitu rasa nyeri hebat di sendi yang terkena, kekakuan, bengkak, muncul bone spurs (taji tulang), dan hilangnya fleksibilitas sendi sehingga sulit digerakkan. Yang perlu Anda perhatikan adalah gejala OA bisa memburuk seiring waktu, sehingga penanganan medis perlu dilakukan. 

Baca juga: Bagaimana Mengelola Nyeri Sendi pada Penderita Osteoarthritis?

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis yaitu kondisi yang terjadi ketika sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri. Gejalanya bisa berupa rasa nyeri dan kaku pada sendi yang memburuk di pagi hari setelah bangun tidur. Sendi yang terserang bisa mengalami pembengkakan, kemerahan dan terasa hangat ketika disentuh. 

Jenis radang sendi ini sering menyerang wanita ketimbang pria, khususnya yang berusia lebih dari 40 tahun. Meski demikian, penyakit rheumatoid arthritis juga bisa menyerang orang dewasa muda, remaja ataupun anak-anak. Jadi, Anda sebaiknya tetap waspada.

Rheumatoid Arthritis dapat menyerang beberapa organ lainnya karena adanya masalah pada sistem imun, seperti selaput pembungkus jantung, lapisan putih (skera), dan paru-paru, serta selaput pembungkus paru. 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan nyeri semakin parah hingga Anda sulit menggerakkan sendi yang terkena peradangan, maka jangan tunda untuk menemui dokter ahli. Dokter akan membantu mendiagnosis penyakit dengan sejumlah pemeriksaan dan mengelola gejala dengan penanganan yang tepat. Di Klinik Patella, kami menggunakan metode pengobatan terkini tanpa operasi yang terbukti efektif dalam mengatasi kondisi radang sendi yang Anda alami. 

Untuk berkonsultasi, silakan hubungi Assistance Center Patella di nomor 021-2237-9999 atau chat via whatsapp di 0811 8124 2022.

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Artikel Lainnya

perawatan non bedah cedera tendon - Klinik Patella

Pilihan Perawatan Non-Bedah untuk Cedera Tendon dan Ligamen

hemarthrosis

Hemarthrosis: Penyebab, Gejala, dan Penanganan Terbaik

plantar fasciitis apa bisa sembuh sendiri

Plantar Fasciitis Apa Bisa Sembuh Sendiri?

deformitas sendi

Deformitas Sendi: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya