Tanggal Publikasi :

Juli 19, 2022

Terakhir Diupdate :

Februari 19, 2025

Penulis :

Adnan Syafii

Penulis :

Tim Klinik Patella

Dapatkan diagnosis akurat dan solusi terbaik untuk nyeri lutut Anda!

Artikel Terkait

senam lansia untuk nyeri lutut
senam lansia untuk nyeri lutut

Senam Lansia untuk Nyeri Lutut: Solusi untuk Mengurangi Rasa Sakit dan Meningkatkan Mobilitas

prognosis osteoarthritis
prognosis osteoarthritis

Prognosis Osteoarthritis: Apa yang Harus Anda Ketahui?

rontgen osteoarthritis
rontgen osteoarthritis

Rontgen untuk Mendiagnosis Osteoarthritis

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut
Susu untuk Nyeri Sendi Lutut

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut: Solusi Alami untuk Kesehatan Sendi

makanan penyebab nyeri sendi lutut
makanan penyebab nyeri sendi lutut

6 Makanan Penyebab Nyeri Sendi Lutut yang Harus Dihindari

Nyeri Lutut Saat Jongkok
Nyeri Lutut Saat Jongkok

Nyeri Lutut Saat Jongkok: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Lachman Test
Lachman Test

Lachman Test: Tes Fisik Utama untuk Mendiagnosis Cedera ACL

salep nyeri sendi lutut di apotik
salep nyeri sendi lutut di apotik

Rekomendasi Salep Nyeri Sendi Lutut di Apotik

prepatellar bursitis
prepatellar bursitis

Mengenal Prepatellar Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

pes anserine bursitis
pes anserine bursitis

Pes Anserine Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

valgus stress test
valgus stress test

Valgus Stress Test dalam Diagnosis Cedera MCL

hematoma subkutan
hematoma subkutan

Hematoma Subkutan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Cari Artikel Lainnya

Nyeri Bahu Tidak Bisa Diabaikan, Kenali Penyebabnya!

19 Juli 2022

nyeri bahu

Nyeri bahu bukan hanya dialami oleh para atlet, namun kondisi ini merupakan keluhan yang umum terjadi pada banyak orang. Bukan hanya pada usia lanjut (lansia), namun Anda yang berusia lebih muda pun dapat mengalaminya. Rasa sakit pada bahu ini dapat terjadi akibat adanya ketidakstabilan atau tekanan berlebih pada jaringan lunak dan struktur tulang pada area bahu. Akibatnya, Anda mungkin merasakan nyeri saat menggerakkan bahu seperti mengangkat atau memutar bahu.  Rasa sakitnya bisa bersifat sementara dan bisa juga berkepanjangan, sehingga memerlukan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Anatomi Bahu

Melansir laman OrthoInfo, bahu merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki lingkup gerak yang cukup luas, karena terdiri dari sendi bola dan tiga buah tulang.  

Tiga tulang tersebut terdiri dari tulang lengan bagian atas (humerus), tulang belikat (skapula), dan tulang selangka (klavikula). Posisi ketiga tulang ini tetap stabil karena ditopang oleh ligamen, tendon dan otot.

Tulang scapula menjadi tempat melekatnya beberapa otot yang berfungsi dalam pergerakan bahu secara keseluruhan. Sementara klavikula adalah tulang yang berbentuk huruf ā€˜S’ yang terhubung dengan scapula pada sisi lateral dan medial. Fungsinya yaitu untuk menahan dan mencegah tulang lengan bagian atas agar tidak bergeser atau bergerak secara berlebihan.

Penyebab Nyeri Bahu

Ada berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri bahu, antara lain:

  • Arthritis pada sendi bahu
  • Osteofit atau bone spur pada bagian bahu
  • Bursitis, peradangan pada bursa yang berfungsi untuk melindungi sendi
  • Patah tulang bahu
  • Dislokasi bahu
  • Frozen shoulder, yang menyebabkan otot, tendon dan ligamen pada bahu menjadi kaku sehingga sulit menggerakannya dan terasa sangat sakit
  • Penggunaan berlebih atau cedera pada area tendon, seperti otot bicep di lengan
  • Kebiasaan membawa beban berat di bahu

Faktor penyebab lain yang jarang terjadi yaitu tumor, infeksi ataupun karena adanya kerusakan saraf di sekitar bahu.

Penanganan di Rumah yang Bisa Dilakukan

Sebagai penanganan awal, Anda bisa melakukan beberapa hal di rumah untuk meredakan nyeri bahu. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda coba, antara lain:

  • Kompres dingin area bahu selama kurang lebih 15 menit. Lakukan sebanyak tiga atau empat kali setiap harinya selama dua atau tiga hari. Bungkus es dengan kain atau menggunakan bantalan es. Jangan mengompres langsung ke kulit karena dapat mengakibatkan kerusakan sel (frostbite).
  • Istirahatkan bahu Anda selama beberapa hari dan jangan melakukan gerakan yang membebani bahu secara berlebihan. Hal ini bisa menambah rasa sakit pada bahu.
  • Jika nyeri berkurang, mulailah melakukan kegiatan harian secara perlahan. Mintalah bantuan terapis ahli untuk melakukannya dengan aman.
  • Mengonsumsi ibuprofen atau acetaminophen (seperti Tylenol) dapat membantu meredakan peradangan dan rasa nyeri.

Kapan Harus ke Dokter? 

Apabila sakit yang Anda rasakan terus berlanjut dan tidak juga membaik, segeralah periksakan diri ke dokter ahli. Akan tetapi, tidak perlu ke dokter jika sakitnya berkurang dalam beberapa hari setelah Anda melakukan perawatan di rumah.

Di Klinik Patella, kami memiliki tim dokter yang berpengalaman dan terpercaya dalam menangani semua masalah nyeri bahu yang Anda alami. Dokter akan menanyakan keluhan yang terasa untuk mendiagnosis tingkat keparahan penyakit.

Selanjutnya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti Rontgen, MRI atau CT-Scan. Berbagai pemeriksaan ini dilakukan guna mendeteksi kondisi bahu, penyebab nyeri, dan lokasi pasti nyerinya.

Klinik Patella akan memudahkan Anda dalam penanganan nyeri bahu dengan terapi obat, terapi intervensi nyeri, hingga prosedur minimal invasif tanpa bedah.

Segera ke Klinik Patella untuk berkonsultasi dengan dokter kami dan lakukan perawatan yang tepat untuk mengatasi nyeri bahu Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Care Line Officer Klinik Patella pada nomor kontak yang tertera.

Baca juga: Nyeri Bahu Jadi Salah Satu Ciri-ciri Saraf Kejepit Leher

Artikel Lainnya

lutut bunyi krek

Waspadai, Efek Samping Squat Jump Yang Berlebihan dan Tidak Tepat

nyeri sendi bahu - Klinik Patella

Kenali Berbagai Faktor Penyebab Nyeri Sendi Bahu

Lutut sakit saat lari

Lutut Sakit Saat Lari Benarkah Berakibat Buruk Terhadap Sendi?

menyilangkan kaki saat duduk

Bahaya Menyilangkan Kaki Saat Duduk