Tanggal Publikasi :

Juni 11, 2023

Terakhir Diupdate :

Februari 19, 2025

Penulis :

Adnan Syafii

Penulis :

Tim Klinik Patella

Dapatkan diagnosis akurat dan solusi terbaik untuk nyeri lutut Anda!

Artikel Terkait

senam lansia untuk nyeri lutut
senam lansia untuk nyeri lutut

Senam Lansia untuk Nyeri Lutut: Solusi untuk Mengurangi Rasa Sakit dan Meningkatkan Mobilitas

prognosis osteoarthritis
prognosis osteoarthritis

Prognosis Osteoarthritis: Apa yang Harus Anda Ketahui?

rontgen osteoarthritis
rontgen osteoarthritis

Rontgen untuk Mendiagnosis Osteoarthritis

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut
Susu untuk Nyeri Sendi Lutut

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut: Solusi Alami untuk Kesehatan Sendi

makanan penyebab nyeri sendi lutut
makanan penyebab nyeri sendi lutut

6 Makanan Penyebab Nyeri Sendi Lutut yang Harus Dihindari

Nyeri Lutut Saat Jongkok
Nyeri Lutut Saat Jongkok

Nyeri Lutut Saat Jongkok: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Lachman Test
Lachman Test

Lachman Test: Tes Fisik Utama untuk Mendiagnosis Cedera ACL

salep nyeri sendi lutut di apotik
salep nyeri sendi lutut di apotik

Rekomendasi Salep Nyeri Sendi Lutut di Apotik

prepatellar bursitis
prepatellar bursitis

Mengenal Prepatellar Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

pes anserine bursitis
pes anserine bursitis

Pes Anserine Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

valgus stress test
valgus stress test

Valgus Stress Test dalam Diagnosis Cedera MCL

hematoma subkutan
hematoma subkutan

Hematoma Subkutan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Cari Artikel Lainnya

Ketahui Cara Mengatasi Cedera Otot Hamstring

11 Juni 2023

cedera otot hamstring

Cedera pada otot hamstring adalah cedera yang umum terjadi pada olahragawan dan individu yang aktif secara fisik. Otot hamstring itu sendiri merupakan kelompok otot yang terdiri dari tiga otot di belakang paha, yaitu otot semitendinosus, otot semimembranosus, dan otot biceps femoris. Cedera pada otot hamstring dapat merentang dari cedera ringan hingga robekan yang parah. 

Apa Penyebabnya?


Cedera otot hamstring sering terjadi saat otot mengalami peregangan yang berlebihan atau kekuatan yang berlebihan secara tiba-tiba. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko cedera meliputi:

  1. Kurangnya pemanasan: Peregangan otot yang tidak memadai sebelum beraktivitas fisik dapat meningkatkan risiko cedera hamstring.
  2. Ketidakseimbangan otot: Ketidakseimbangan kekuatan dan fleksibilitas antara otot hamstring dan otot-otot sekitarnya dapat menyebabkan ketegangan yang berlebihan pada hamstring.
  3. Kelelahan otot: Otot yang lelah memiliki kemampuan yang berkurang untuk menahan tekanan, sehingga meningkatkan risiko cedera.
  4. Kurangnya fleksibilitas: Kurangnya fleksibilitas pada otot hamstring dapat meningkatkan risiko cedera saat otot ditarik secara tiba-tiba.
  5. Aktivitas fisik yang intens: Olahraga seperti lari cepat, sepak bola, rugby, tenis, atau loncat tinggi dapat meningkatkan risiko cedera hamstring.

Bagaimana Gejalanya?

Gejala cedera hamstring dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Beberapa gejala umum meliputi:

  1. Nyeri di belakang paha atau bokong.
  2. Pembengkakan atau memar di daerah yang terluka.
  3. Kesulitan atau rasa sakit saat membungkuk, meluruskan, atau menekuk kaki.
  4. Rasa kaku atau ketegangan pada otot hamstring.
  5. Terbatasnya rentang gerak pada sendi panggul atau lutut.

Pengobatan

Pengobatan cedera hamstring tergantung pada tingkat keparahannya. Beberapa langkah pengobatan umum meliputi:

  1. Istirahat dan pemulihan: Memberikan waktu istirahat yang cukup kepada otot hamstring untuk pulih dan menyembuhkan cedera.
  2. Pemberian es: Menerapkan kompres es pada daerah yang terluka untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri.
  3. Kompresi: Menggunakan perban elastis untuk membantu mengurangi pembengkakan dan memberikan dukungan pada otot yang cedera.
  4. Elevasi: Mengangkat kaki yang cedera di atas tingkat jantung untuk mengurangi pembengkakan.
  5. Fisioterapi: Melakukan latihan fisioterapi untuk memperkuat otot hamstring, meningkatkan fleksibilitas, dan memulihkan kekuatan otot.
  6. Obat pereda nyeri: Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  7. Rehabilitasi olahraga: Setelah pemulihan awal, program rehabilitasi olahraga dapat membantu memulihkan kekuatan dan mobilitas otot hamstring.

Cedera pada otot hamstring adalah masalah umum pada olahragawan dan individu yang aktif secara fisik. Menghindari peregangan berlebihan, melakukan pemanasan yang memadai, dan menjaga kekuatan serta fleksibilitas otot dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Jika mengalami kondisi tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter di Klinik Patella untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Jika ada yang ingin ditanyakan terkait nyeri lutut dan penanganannya, silakan menghubungi tim Assistance Center Klinik Patella di nomor 021-2237-9999 . Selain melalui telepon, Anda juga bisa chat kami via whatsapp ke 0811 8124 2022

Semoga artikel ini bermanfaat!

Baca juga: Cedera ACL: Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Artikel ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Artikel Lainnya

bentuk kaki x patella

3 Penyebab Bentuk Kaki X Yang Perlu Kamu Ketahui

lutut sering sakit

Kenali Penyebab Nyeri Lutut Berkepanjangan dan Cara Mengatasinya

eburnation

Eburnation: Proses Degenerasi Tulang Akibat Osteoarthritis

belakang lutut sakit saat ditekuk

Ini 4 Penyebab Belakang Lutut Sakit Saat Ditekuk