Tanggal Publikasi :

November 5, 2024

Terakhir Diupdate :

Februari 19, 2025

Penulis :

Adnan Syafii

Penulis :

Tim Klinik Patella

Dapatkan diagnosis akurat dan solusi terbaik untuk nyeri lutut Anda!

Artikel Terkait

senam lansia untuk nyeri lutut
senam lansia untuk nyeri lutut

Senam Lansia untuk Nyeri Lutut: Solusi untuk Mengurangi Rasa Sakit dan Meningkatkan Mobilitas

prognosis osteoarthritis
prognosis osteoarthritis

Prognosis Osteoarthritis: Apa yang Harus Anda Ketahui?

rontgen osteoarthritis
rontgen osteoarthritis

Rontgen untuk Mendiagnosis Osteoarthritis

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut
Susu untuk Nyeri Sendi Lutut

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut: Solusi Alami untuk Kesehatan Sendi

makanan penyebab nyeri sendi lutut
makanan penyebab nyeri sendi lutut

6 Makanan Penyebab Nyeri Sendi Lutut yang Harus Dihindari

Nyeri Lutut Saat Jongkok
Nyeri Lutut Saat Jongkok

Nyeri Lutut Saat Jongkok: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Lachman Test
Lachman Test

Lachman Test: Tes Fisik Utama untuk Mendiagnosis Cedera ACL

salep nyeri sendi lutut di apotik
salep nyeri sendi lutut di apotik

Rekomendasi Salep Nyeri Sendi Lutut di Apotik

prepatellar bursitis
prepatellar bursitis

Mengenal Prepatellar Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

pes anserine bursitis
pes anserine bursitis

Pes Anserine Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

valgus stress test
valgus stress test

Valgus Stress Test dalam Diagnosis Cedera MCL

hematoma subkutan
hematoma subkutan

Hematoma Subkutan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Cari Artikel Lainnya

Cedera PCL: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

5 November 2024

cedera pcl

Posterior Cruciate Ligament (PCL) menghubungkan bagian atas dengan bagian bawah kaki. Meskipun PCL lebih kuat dan lebih besar daripada Anterior Cruciate Ligament (ACL), cedera PCL tetap bisa terjadi.

Orang yang mengalami cedera PCL biasanya merasakan nyeri, pembengkakan, dan gejala lainnya. Pengobatan untuk cedera PCL mencakup pilihan perawatan baik non-bedah maupun bedah.

SImak informasi selengkapnya mengenai cedera PCL di artikel ini.

Jika Anda mengalami cedera lutut, segera hubungi Klinik Patella untuk mendapatkan konsultasi dan perawatan yang tepat. Anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0811-8124-2022.

Apa itu Cedera PCL?

Posterior Cruciate Ligament (PCL) adalah ligamen terkuat di lutut.

Ligamen ini membentang dari permukaan belakang atas tibia (tulang yang terletak antara lutut dan pergelangan kaki) hingga permukaan depan bawah femur (tulang yang menghubungkan panggul ke lutut).

PCL berfungsi untuk mencegah tibia bergerak terlalu jauh dan terjauhkan dari femur.

Cedera Posterior Cruciate Ligament (yang juga bisa disebut lutut hiper-ekstensi) adalah robekan atau peregangan sebagian atau seluruh bagian dari ligamen krusiat posterior.

PCL biasanya cedera akibat lutut yang terlampau diregangkan (hiper-ekstensi). Ini bisa terjadi jika Anda mendarat dengan posisi yang tidak tepat setelah melompat.

PCL juga bisa cedera akibat benturan langsung pada lutut yang tertekuk, seperti jatuh keras pada lutut yang bengkok.

Sebagian besar cedera PCL terjadi bersamaan dengan cedera ligamen lainnya atau trauma lutut yang parah. Seringkali, lutut terkilir dan saraf serta pembuluh darah juga ikut cedera.

Jika Anda menduga mengalami cedera PCL, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter.

Cedera PCL sering terjadi bersamaan dengan cedera ligamen lainnya atau trauma lutut yang parah, sehingga pemeriksaan awal penting untuk mendeteksi kemungkinan kondisi lain yang terkait.

Penyebab Cedera PCL

Cedera PCL sering disebabkan oleh benturan pada lutut yang sedang tertekuk. Ada beberapa hal yang menyebabkan ligamen PCL bisa terluka:

  • Sesuatu memaksa lutut Anda bergerak mundur dengan sangat cepat. Misalnya, dalam kecelakaan mobil.
  • Tulang kering Anda terbentur dengan keras, seperti ketika menabrak dashboard mobil.
  • Lutut Anda terpelintir atau terentang secara berlebihan akibat gerakan mendadak.
  • Anda jatuh atau ditackle, mendarat di lutut yang tertekuk dengan kaki mengarah ke bawah. Ini bisa terjadi saat bermain olahraga seperti sepak bola atau sepak takraw.

Olahraga merupakan salah satu penyebab cedera PCL yang paling umum. Cedera ini terutama sering terjadi dalam olahraga ski, sepak bola, baseball, dan sepak takraw.

Cedera PCL dapat menyebabkan kerusakan ringan hingga parah. Dokter mengklasifikasikan cedera Posterior Cruciate Ligament dalam beberapa tingkatan:

  • Tingkat I: PCL mengalami robekan parsial.
  • Tingkat II: Ligamen robek sebagian dan lebih longgar dibandingkan tingkat I.
  • Tingkat III: Ligamen robek sepenuhnya dan lutut menjadi tidak stabil.
  • Tingkat IV: PCL rusak bersama ligamen lain di lutut.

Masalah PCL bisa bersifat akut atau kronis. Masalah PCL akut disebabkan oleh cedera mendadak, sementara masalah PCL kronis terjadi akibat cedera yang berkembang seiring waktu.

Gejala Cedera PCL

Kebanyakan orang tidak merasakan atau mendengar sensasi “pop” pada lutut setelah cedera PCL. Sensasi ini lebih sering terjadi pada cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).

Setelah cedera Posterior Cruciate Ligament, banyak orang mengira mereka hanya memiliki masalah lutut ringan dan berusaha melanjutkan aktivitas seperti biasa. Namun, gejala yang dapat berkembang meliputi:

  • Pembengkakan (dari ringan hingga parah)
  • Nyeri lutut
  • Sensasi lutut terasa goyah
  • Kesulitan berjalan atau menahan beban pada lutut

Jika Anda mengalami cedera ringan pada PCL dan tidak ada kerusakan pada bagian lain dari lutut, Anda mungkin tidak merasakan nyeri, pembengkakan, atau masalah lain pada awalnya. Gejala-gejala ini bisa muncul seiring waktu.

Seiring berjalannya waktu, robekan PCL dapat menyebabkan osteoartritis pada lutut.

Pengobatan Cedera PCL

Ada dua jenis pengobatan cedera Posterior Cruciate Ligament yang bisa dilakukan dokter yaitu pengobatan non-bedah dan tindakan pembedahan.

1. Perawatan non-bedah cedera PCL

Beberapa cedera Posterior Cruciate Ligament dapat sembuh tanpa memerlukan pembedahan. Kasus yang mungkin tidak memerlukan operasi adalah:

  • Cedera tingkat I atau II akut ketika tidak ada ligamen lutut lain yang cedera.
  • Cedera kronis yang baru didiagnosis yang hanya memengaruhi Posterior Cruciate Ligament dan tidak menimbulkan gejala.

Beberapa orang mungkin perlu menjalani fisioterapi setelah cedera Posterior Cruciate Ligament. Terapis fisik akan memberikan latihan khusus untuk memperkuat otot-otot kaki sekitar lutut dan mengembalikan rentang gerak penuh pada sendi lutut.

Anda mungkin perlu pergi ke fisioterapi beberapa kali seminggu dan melakukan beberapa latihan di rumah pada hari-hari istirahat. Anda mungkin perlu menjalani terapi ini hingga 6 bulan untuk pemulihan sepenuhnya.

Rehabilitasi ini bisa diperlukan baik dengan atau tanpa pembedahan. Rehabilitasi dapat mencakup:

Menggunakan kruk pada awalnya, kemudian secara bertahap berjalan dengan beban yang lebih berat pada lutut.

  • Menggunakan mesin atau terapis untuk membantu menggerakkan kaki Anda melalui rentang geraknya.
  • Memakai pelindung lutut sementara untuk dukungan.
  • Memperkuat otot paha untuk membuat lutut lebih stabil.
  • Berjalan atau berlari di kolam renang atau di atas treadmill.
  • Latihan khusus untuk olahraga tertentu.

2. Tindakan pembedahan untuk cedera PCL

Sebagian besar orang tidak memerlukan pembedahan untuk memperbaiki PCL yang robek. Namun, Anda mungkin membutuhkan operasi jika ligamen lain di lutut Anda juga terluka.

Dokter Anda dapat memberi tahu apakah pembedahan adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Pasien yang lebih mungkin memerlukan pembedahan termasuk mereka yang memiliki:

  • Cedera Posterior Cruciate Ligament di mana potongan tulang terlepas dan menjadi longgar.
  • Cedera yang melibatkan lebih dari satu ligamen.
  • Kelonggaran Posterior Cruciate Ligament kronis yang menimbulkan gejala, terutama pada atlet.

Jika potongan tulang terlepas, ahli bedah mungkin akan menempelkan tulang kembali menggunakan sekrup.

Ketika Anda memerlukan operasi PCL, dokter Anda tidak akan menjahit PCL yang robek. Prosedur tersebut tidak akan menyembuhkan dengan baik dan bisa robek lagi.

Sebagai gantinya, dokter akan mengangkat ligamen yang robek dan menggantinya dengan jaringan baru. Ligamen dapat diganti dengan:

  • Jaringan dari donor yang sudah meninggal.
  • Potongan tendon yang dipindahkan dari bagian tubuh lain, seperti bagian belakang paha atau tumit.

Prosedur ini dilakukan secara artroskopik. Artinya, ahli bedah akan memasukkan alat dan kamera melalui sayatan kecil di sekitar lutut.

Prosedur ini lebih cepat sembuh dan menghasilkan bekas luka yang lebih sedikit dibandingkan dengan operasi lutut lainnya.

Jika cedera Anda parah, dokter mungkin akan merekomendasikan pembedahan terbuka. Pembedahan ini memerlukan sayatan besar di lutut.

Setelah pembedahan, waktu yang dibutuhkan untuk rehabilitasi bisa berkisar antara 26 hingga 52 minggu.

Pencegahan cedera Posterior Cruciate Ligament

Mencegah cedera Posterior Cruciate Ligament secara total bisa sulit, namun ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risikonya:

  • Lakukan peregangan sebelum aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan sendi lutut Anda.
  • Gunakan teknik yang tepat saat berjalan atau berlari.
  • Tetap waspada dan berhati-hati saat bermain olahraga.

Layanan Klinik Patella untuk Penanganan Cedera Lutut

Klinik Patella menyediakan layanan spesial untuk penanganan cedera lutut. Kami memahami besarnya dampak cedera ini terhadap kenyamanan dan kualitas hidup Anda, yang sering kali disertai rasa nyeri dan terbatasnya pergerakan.

Untuk itu, Klinik Patella menawarkan berbagai solusi untuk membantu pasien memulihkan fungsi lutut mereka secara efektif.

Tim medis kami terdiri dari dokter ortopedi dan fisioterapis berpengalaman yang bekerja sama untuk merancang program perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Jika Anda mengalami cedera ACL atau PCL, segera hubungi Klinik Patella untuk mendapatkan konsultasi dan perawatan yang tepat. Anda dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0811-8124-2022.

Selain itu, Anda juga bisa langsung mengunjungi Klinik Patella di Jalan Hj. Tutty Alawiyah No.34B, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pertanyaan umum tentang cedera Posterior Cruciate Ligament

Apa itu cedera PCL?

Cedera PCL (yang juga bisa disebut lutut hiper-ekstensi) adalah robekan atau peregangan sebagian atau seluruh bagian dari ligamen krusiat posterior.

Posterior Cruciate Ligament biasanya cedera akibat lutut yang terlampau diregangkan (hiper-ekstensi). Ini bisa terjadi jika Anda mendarat dengan posisi yang tidak tepat setelah melompat.

Bagaimana cara mencegah cedera PCL?

Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko cedera PCL adalah:

  • Lakukan peregangan sebelum aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan sendi lutut Anda.
  • Gunakan teknik yang tepat saat berjalan atau berlari.
  • Tetap waspada dan berhati-hati saat bermain olahraga.

Artikel Lainnya

Kenali Penyebab Lutut Bengkak dan Cara Penanganannya - Patella

Kenali Penyebab Lutut Bengkak dan Cara Penanganannya

risiko jatuh pada lansia

Hati-hati, Ini Risiko Jatuh pada Lansia!

belakang lutut sakit saat ditekuk

Ini 4 Penyebab Belakang Lutut Sakit Saat Ditekuk

nyeri bahu dan penyebabnya

Sering Alami Nyeri Bahu Hingga Terasa Kaku? Yuk, Kenali Penyebabnya!