Tanggal Publikasi :

Januari 17, 2023

Terakhir Diupdate :

Februari 19, 2025

Penulis :

Adnan Syafii

Penulis :

Tim Klinik Patella

Dapatkan diagnosis akurat dan solusi terbaik untuk nyeri lutut Anda!

Artikel Terkait

senam lansia untuk nyeri lutut
senam lansia untuk nyeri lutut

Senam Lansia untuk Nyeri Lutut: Solusi untuk Mengurangi Rasa Sakit dan Meningkatkan Mobilitas

prognosis osteoarthritis
prognosis osteoarthritis

Prognosis Osteoarthritis: Apa yang Harus Anda Ketahui?

rontgen osteoarthritis
rontgen osteoarthritis

Rontgen untuk Mendiagnosis Osteoarthritis

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut
Susu untuk Nyeri Sendi Lutut

Susu untuk Nyeri Sendi Lutut: Solusi Alami untuk Kesehatan Sendi

makanan penyebab nyeri sendi lutut
makanan penyebab nyeri sendi lutut

6 Makanan Penyebab Nyeri Sendi Lutut yang Harus Dihindari

Nyeri Lutut Saat Jongkok
Nyeri Lutut Saat Jongkok

Nyeri Lutut Saat Jongkok: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Lachman Test
Lachman Test

Lachman Test: Tes Fisik Utama untuk Mendiagnosis Cedera ACL

salep nyeri sendi lutut di apotik
salep nyeri sendi lutut di apotik

Rekomendasi Salep Nyeri Sendi Lutut di Apotik

prepatellar bursitis
prepatellar bursitis

Mengenal Prepatellar Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

pes anserine bursitis
pes anserine bursitis

Pes Anserine Bursitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

valgus stress test
valgus stress test

Valgus Stress Test dalam Diagnosis Cedera MCL

hematoma subkutan
hematoma subkutan

Hematoma Subkutan: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Cari Artikel Lainnya

Tips Pemakaian Perban Elastis untuk Cedera Lutut

17 Januari 2023

pemakaian perban elastis untuk cedera lutut

Pemakaian perban elastis merupakan salah satu teknik pertolongan pertama jika Anda mengalami cedera lutut. Dalam tahapan metode RICE (Rest, Ice, Compression dan Elevation), perban digunakan untuk membebat (kompresi) lutut dan sebaiknya hanya dalam periode 24-48 jam pertama sejak terjadinya cedera. 

Kegunaan Perban Elastis

Pada umumnya, perban elastis dapat digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi cedera ringan, seperti: 

Perban kompresi bekerja dengan cara memberikan tekanan pada area spesifik yang terkena cedera. Sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya pembengkakan akibat adanya akumulasi cairan di area cedera. Untuk jangka waktu penggunaan, Anda sebaiknya membebat lutut maksimal dua hari dari mulai cedera terjadi. 

Baca juga: Yuk, Coba! Ini 5 Cara Mudah Mengobati Lutut Sakit Saat Ditekuk

Cara Tepat Pemakaian Perban Elastis

Posisikan lutut dengan benar

Pastikan Anda memposisikan lutut dengan benar. Anda bisa duduk di tempat yang nyaman dan luruskan kaki ke depan dengan sedikit regangan pasif yang nyaman. Tetaplah rileks dan jangan terlalu tegang. 

Mulai membalut area lutut yang cedera

Pegang perban dengan tangan dan mulailah membalut lutut ke arah atas untuk mempermudahnya. Posisikan tangan sekitar 5 cm di bawah lutut. Ambil ujung perban dan letakkan di bawah sendi lutut dan tahan dengan satu tangan. Sedangkan tangan lainnya melilitkan perban sampai perban bertemu dengan ujung yang tadi. Kemudian tarik perban untuk mengencangkan balutan. 

Rapatkan balutan

Usahakan balutan tetap rapat dan lanjutkan melilit perban naik dari bawah sendi lutut sampai terbalut sepenuhnya. Sisakan ruang antara perban dan tempurung lutut kira-kira selebar satu jari. Selanjutnya, tempelkan ujung perban yang memiliki perekat, seperti velcro, tali pengikat atau perekat adhesif. 

Jangan Terlalu Kencang

Pastikan balutan tidak terlalu kencang dan hati-hatilah terhadap tekanan pada lutut. Untuk mengecek seberapa ketat balutan, letakkan jari telunjuk di balik perban. Jika jari masih bisa masuk, balutan sudah tepat. 

Perhatikan Hal Berikut 

Ada beberapa hal lain yang sebaiknya tidak Anda lakukan saat akan membalut lutut, antara lain: 

  • Jangan mengompres dingin bersamaan dengan perban kompresi karena bisa mengakibatkan rusaknya kulit dan jaringan di bawahnya akibat paparan suhu dingin (frostbite).
  • Jangan membalut lutut terlalu kencang dan rapat karena bisa menghambat aliran darah.
  • Sebaiknya gunakan perban hanya sekali dan bukan untuk mencegah terjadinya cedera berulang. Perban jenis ini hanya untuk memberikan kompresi dan bukan untuk menopang lutut. 

Apabila setelah melakukan kompresi cedera lutut tidak juga membaik, segeralah berkonsultasi dengan dr. Nelfidayanti, Sp.KFR, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis di Klinik Patella. Cedera lutut yang dibiarkan tanpa pengobatan bisa menimbulkan risiko komplikasi yang berbahaya. Dokter kami akan membantu mengelola gejala dan memberikan penanganan yang tepat untuk mengatasi masalah sendi lutut Anda. Yuk, konsultasi sekarang!

Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Nelfidayanti, Sp.KFR (Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik di Klinik Patella)

Artikel Lainnya

lutut berbunyi

Lutut Berbunyi Saat Ditekuk? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

lutut sering sakit

Lutut Sering Sakit dan Semakin Parah? Cek Yuk Penyebabnya!

Penyempitan ruang sendi

Penyempitan Ruang Sendi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

lutut berbunyi - Klinik Patella

Lutut Sering Berbunyi Saat Beraktivitas? Simak Penjelasannya